Lebih Baik Sakit Gigi……

19539017_f1f49cd529
Gak ada seseorang pun yang ingin merasakan sakit. Sakit secara fisik maupun hati. Kalau sakit secara fisik biasanya cukup jelas apa biang keladinya. Tapi sakit hati?

Seperti yang baru aja gw alami akhir-akhir ini. Gw merasa naik jet coaster yang gak ada ujungnya. Naik…turun…belok kiri….belok kanan…putar 360 derajat…dan seterusnya. Capek. Dan ketika jet coaster itu sedang berputar 360 derajat tiba tiba listrik-nya mati dan jet coaster berhenti total ketika gw ada di puncak putaran. Meskipun ada sabuk pengaman, tetapi gw tetap merasa akan jatuh. Dan di benak gw tersirat, sampai kapan sabuk pengaman ini mampu menahan badan gendut gw. Selain itu, sakit rasanya tertahan oleh sebuah sabuk pengaman. Tapi kalau gak ada sabuk pengaman pastinya gw sudah jatuh menghunjam bumi. Masih untung kalo langsung mati. Tapi kalo kudu merasakan sakit yang berkepanjangan???? Dan gw bersyukur untuk itu.

Kembali lagi kepada masalah sakit hati. Apa sih penyebabnya? Kenapa sampai Meggy Z pun menyanyikan "Lebih baik Sakit Gigi daripada sakit hati"? Padahal sakit gigipun amat sangat gak nyaman! Virus apakah gerangan? Dan ketika gw coba menganalisa, gw mendapatkan sebuah jawaban yang sangat pendek. Cuma dua kata. HIGH EXPECTATION.

Ketika sang pacar yang kita anggap setia selingkuh, kita sakit hati? Why? Karena kita menaruh harapan yang tinggi terhadap kesetiaannya pada kita. Ketika Big Boss menyatakan kita akan dipromosikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan segala kompensasinya dan ternyata minggu depannya dia bilang: "Maaf, kondisi perusahaan tidak dalam keadaan yang baik. Promosi ditunda sampai tahun depan.", kita sakit hati. Why? Karena kita menaruh harapan yang tinggi bahwa dapat peningkatan income dan otoritas. Banyak hal yang bisa gw tulis sebagai ilustrasi, tapi ujung-ujungnya adalah ekpektasi yang terlalu tinggi.

Benar kata sesepuh bahwa jangan terlalu melayang kalau mendapatkan sesuatu yang
"too good to be true". Tetap berpijak pada Bumi. Sakit hati boleh aja sakit hati. Biarpun mau nangis darah 7 hari 7 malam keadaan gak akan berubah.

Rasain! Makanya…jangan ketinggian!

Lebih baik sakit gigi daripada sakit di hati…..(sambil goyang pinggul)

2 Responses to “Lebih Baik Sakit Gigi……”

  1. tranquillity Says:

    Hi Miko,
    Life goes on, never look back what you have done or someone’s been done to you. Sakit emang, tp apa ada hadiah dari kesakitan kita yang berkepanjangan? By the way, apa orang yang menyakiti kita juga sadar atas apa yang dia lakukan terhadap kita? A good thought to think about though!
    Biarlah kesusahan sehari hilang hanya sehari itu saja dan menjadi sejarah buat diingat. Besok adalah hari yang baru, spirit yang baru dan tentu saja, kesempatan yang baru.
    Just be it or not to be! Choices are all yours.

  2. Duvan Says:

    HUGz, jangan sakit gigi lama2 yach, cepetan sembuh :)

Leave a Reply