“A, aku hamil.”
"A, aku hamil. Sudah 3 minggu, telat." gumam Mira. Suara yang lirih namun membuat gw merasa bumi berhenti berputar.
Gw akan menjadi seorang ayah! Gosh !! "Kamu serius, Mir?" tanya gw dengan begonya. Gw gak percaya dengan semua ini. Ingin rasanya gw teriak. Tapi pastinya seantero Kemang Food Festival bakal ngeliat ke arah kita.
Jantung gw berdetak dengan cepat. Nafas gw memburu. Emosi di hati bercampur baur gak keruan. Gw rengkuh Mira ke dalam pelukan gw. Gw cium keningnya. Bukan untuk dia, tapi lebih untuk menenangkan perasaan hati gw yang riuh rendah. Mira mendongakkan kepalanya.
"Sembilan bulan lagi kamu akan jadi bapak, A," bisik Mira "Atau mungkin juga tidak."
Dan pada saat itulah gw terbangun. Bunyi detik-detik jam yang bergema di tengah malam semakin membuat gw bingung.
Sumpah! Gw gak ngarti.
December 17th, 2006 at 10:12 pm
Mungkinkah deep in your subconcious mind, ini sesuatu yg kamu inginkan?
January 4th, 2007 at 1:20 am
kok 9 bulan lagi? kalo dia telat 3 mg , brati bayinya udah 7 mg dong. kalo udah 7 mg brati tinggal 8 bulan lagi lah. ( tukang komplen ya gue?)
January 8th, 2007 at 3:29 am
Hugz . .