Tidurlah, adikku tersayang
Thursday, April 13th, 2006 Tuhan memang selalu melakukan segala sesuatu dengan caranya yang misterius. Tidak pernah ada yang bisa tahu secara pasti apa yang akan terjadi di masa mendatang, bahkan untuk satu detik ke depan. Kita hanya bisa mengira-ngira. Kita hanya dapat menduga-duga.
Simon, adikku tersayang.
Kalau kamu melihat semuanya dari atas sana, sangatlah jelas bahwa semua orang menyayangi kamu. Dari seluruh penjuru, sahabat dan kerabat datang untuk mengantar dirimu ke peristirahatan terakhir. Semuanya terkejut. Semuanya berduka. Semuanya menangis.
Tidurlah yang nyenyak adikku tersayang…….